Tetapi ketika manusia jatuh kedalam dosa, manusia hidup jauh dan terpisah dari Tuhan. Kesusahan demi kesusahan melanda manusia. Akibat dosa manusia diusir dari taman eden. Dalam memenuhi kehidupannya manusia harus bekerja keras dan susah. Wanita harus mengalami kesakitan sewaktu melahirkan.
Dari dua hal diatas dapat diambil kesimpulan :
Sewaktu manusia dekat dengan Tuhan kehidupannya aman, damai, tenteram bahkan segala kebutuhannya telah disediakan oleh Tuhan. Sebaliknya ketika kehidupan manusia jauh dari Tuhan berbagai kesusahan terjadi.
Orang yang dekat dengan Tuhan akan menjadi sahabat Tuhan. Bahkan dalam 1 kor 3:9 disebut kawan sekerja Tuhan.
Abraham sangat dekat dengan Tuhan sehingga ia disebut juga sahabat Tuhan.
Yak 2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat Allah."
Seorang sahabat pasti akan diperlakukan lebih istimewa dari orang lain. Demikian juga jika kita menjadi sahabat Tuhan, maka kitapun akan mendapat perlakuan istimewa dari Tuhan. Tuhan akan memberitahukan rencana-rencana Tuhan kepada kita sama seperti Tuhan memberitahukan rencana-Nya kepada Abraham sahabatnya ketika akan menghancurkan kota Sodom dan gomora (Kej 18:17).
Hal-hal apa saja yang akan diperoleh orang yang dekat dengan Tuhan :
1. Ketenanganan
Maz 62:1-3. Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
Ketenangan adalah perasaan tenteram/damai sejahtera atas jiwa. Perasaan tenang itu tidak tergantung pada keadaan. Suatu daerah yang dilanda konflik tidak berarti bahwa orang-orang yang ada didaerah itu semuanya tidak tenang, demikian juga orang yang hidup didaerah damai tidak menjamin bahwa seluruh orang yang tinggal di daerah itu pasti merasa damai. Namun satu hal yang pasti, ketika kita hidup dalam kebenaran maka disitulah kita bisa merasakan ketenangan.
Yesaya 32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.
Dalam Yohannes 17:17 dikatakan bahwa firman Tuhan adalah kebenaran. Jadi, jika kita hidup dalam Firman Tuhan maka kita akan merasakan ketenangan.
Pengkotbah. 4:6 Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.
2. Mendapatkan keselamatan/Perlindungan.
Maz .73:28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.
- Perlindungan hidup dari niat jahat orang yang memusuhi kita.
Bilangan 23:23 sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah:
Karena Tuhan yang akan berperang dan kita akan diam saja (Kel 14:13-14)."
- Perindungan atas penindasan
Maz 9:10 Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.
Maz.14:6 Kamu dapat mengolok-olok maksud orang yang tertindas, tetapi TUHAN adalah tempat perlindungannya.
- perlindungan atas malapetaka
Maz 91:9-10. Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu
3. Keteguhan (tidak goyah) karena senantiasa memperoleh kekuatan baru.
- Tidak gampang lelah dalam pelayanan.
Yes 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
- Tidak mudah disesatkan
Efesus 4:14-15 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
I Kor 15:58. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
Bagaimana supaya dekat dengan Tuhan?
1. Taat dan berbuat sesuai perintah Tuhan.
Yoh 15:14-15 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
2. Hancur Hati ; menyadari bahwa Tuhanlah segalanya didalam hidupnya.
Yer 44:10 Mereka tidak remuk hati sampai kepada hari ini, mereka tidak takut dan tidak mengikuti Taurat-Ku dan ketetapan-Ku yang telah Kuberikan kepadamu dan kepada nenek moyangmu.
Maz 34:19 TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
3. Rajin Saat teduh
Maz 119:147-148 Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. .Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu
4. Jangan menjauhkan diri dari Ibadah
Ibrani 10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
5. Hidup kudus/hidup dalam manusia baru.
Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
Itulah bebarapa point bagaimana supaya kita bisa dekat dengan Tuhan. Biarlah kita berdoa dan berusaha untuk dapat hidup dekat dengan Tuhan bahkan menjadi sahabat sekerja Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.






Oleh sebab itu agar hidup senantiasa beruntung, yakinkan bahwa saudara hidup dalam ketiga hal diatas maka keberuntungan pasti senantiasa akan mengikuti kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin...
Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 5) :
Pencobaan 3: Pencobaan atas keinginan mata dan keangkuhan Hidup.
Matius 4:8-10 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihat... 










