Renungan-Kristen.Com

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus

Tuesday
Sep 07th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Menghadapi krisis global

E-mail Print PDF

Menghadapi Krisis Global

2 Timotius 3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.

Krisis Global yang melanda dunia akhir-akhir ini mulai terasa, bahkan dibeberapa lini perekonomian khususnya sektor pertanian sudah sangat terasa. Akibat krisis ekonomi yang melanda Amerika serikat, negara eropa dan negara lainnya membuat daya beli mereka menurun. Akibat permintaan menurun maka harga jual beberapa komoditas pertanian seperti kelapa sawit, karet dan kopi mengalami penurunan yang sangat tajam. Untuk kelapa sawit bahkan anjlok sampai Rp. 250,- per kilogram dimana sebelumnya mencapai Rp.2000,- per kilogramnya. Akibatnya petani menjerit, ongkos panen perkilogram lebih mahal daripada penjualan, sementara harga pupuk tetap tinggi, petani serba salah, di panen malah nombok tak di panen pohon kelapa sawit rusak. Stress terjadi dimana-mana, bahkan dibeberapa daerah angka bunuh diri meningkat. Beberapa surat kabar memuat berita “Akibat krisis global angka orang gila menggila”.

Sebenarnya masalah krisis ekonomi bukan hanya terjadi saat ini, jaman Abraham, Ishak dan Yakubpun krisis ekonomi pernah terjadi bahkan lebih parah.

Krisis Jaman Abraham (Kejadian 12:1-20)

Suatu ketika Tuhan memerintahkan Abraham meninggalkan tanah Haran dan sanak keluarganya menuju tempat yang dijanjikan yaitu tanah Kanaan. Setelah tiba disana ternyata suatu ketika tanah kanaan mengalami kelaparan. Tapi Tuhan memperhatikan Abraham. Tuhan tidak membiarkan Abraham ikut menderita kelaparan. Oleh sebab itu Tuhan memerintahkan Abraham pergi ketanah Mesir. Di Mesir Abraham diam sebagai seorang asing namun Tuhan memeliharanya. Bahkan di Mesir Abraham memperoleh banyak lembu, sapi, kambing domba, budak laki-laki maupun budak perempuan, keledai betina dan unta.

Tuhan memakai apa saja untuk memberkati Abraham. Abraham memperoleh semua pemberian itu berkat kecantikan istrinya, Sara.

Mengapa Tuhan begitu memperhatikan Abraham dan tidak membiarkan Abraham kelaparan? Bahkan dimasa sulit Abraham mendapat berkat?

1. Karena Abraham taat kepada peritah Tuhan, dia memiliki Iman yang disertai dengan penyerahan.

Pada kejadian 12 :1 Allah memberi perintah kepada Abraham, pada ayat 4 Abraham menuruti perintah Tuhan tanpa bertanya mengapa dan kemana. Abraham tidak bertanya sedikitpun apa alasannya mengapa Tuhan memerintahkan dia pergi dari tanah kelahirannya.

Disini saya melihat Abraham mempunyai hati yang taat, bahkan bukan hanya ketaatan dia juga mempunyai penyerahan sepenuh kepada Tuhan. Dia tidak ragu, dia percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati sehingga dia tidak pernah mempertanyakan setiap perintah Tuhan. Karena ketaatannya Abraham tercatat dalam kitab Ibrani sebagai saksi iman.

Ibrani 11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Iman yang sejati adalah iman yang disertai dengan penyerahan. Tuhan sangat menyukai iman yang disertai dengan penyerahan. Contoh iman yang disertai dengan penyerahan adalah begini “Tuhan, aku percaya pada kuasaMu yang dahsyat, Engkau sanggup melepaskan aku dari segala pencobaan, tapi bukan kehendakku yang jadi, melainkan kehendak-Mulah yang jadi”.

Karena bagi Abraham Tuhan adalah Nomor 1.

Tuhan sangat memberkati Abraham karena Abraham menempatkan Tuhan nomor 1 dalam kehidupannya. Tuhan lebih berharga dari apapun, lebih berharga dari sanak familinya, bahkan Tuhan lebih berharga dari anaknya sendiri, dimana Abraham bersedia mempersembahkan Ishak ketika Allah memintanya.

Kejadian 12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Dari ayat diatas kita melihat seolah-olah Tuhan kejam, dimana Tuhan memisahkan Abraham dari sanak keluarganya. Mengapa Tuhan bertindak demikian? Itu karena Tuhan ingin Abraham menguduskan dirinya dan tidak tercemar dalam noda kekafiran keagamaan dan adat istiadat keluarga dan negerinya. Memang dalam Kejadian 12 tidak dijelaskan bagaimana kehidupan keluarganya. Namun jika kita perhatikan Kejadian 31:19, ketika Yakub meninggalkan Laban mertuanya, Rahel istrinya mencuri terafim (patung berhala) ayahnya. Ini menunjukkan bahwa keluarga Abraham yang lain adalah penyembah berhala dan hidup dalam adat istiadat noda kekafiran.

Tuhan sangat memperhatikan dan mengasihi orang yang menempatkan DIA diatas segalanya. Oleh sebab itu jika ingin diperhatikan dan di jaga Tuhan maka kita harus :

  1. Memiliki iman dan penyerahan yang penuh kepada Tuhan.
  2. Menempatkan Tuhan diatas segalanya.

2. Kelaparan pada zaman hakim-hakim (Rut 11-2).

Pada suatu kali, pada zaman hakim-hakim terjadilah kelaparan di Israel, Elimelekh beserta istri dan kedua anaknya pergi dari Betlehem-Yehuda ke daerah Moab mencari pertolongan. Namun sampai disana bukan keberuntungan yang didapatkan malah Suami dan kedua anaknya meninggal dunia. Kehidupan bukan semakin senang, malah semakin susah sehingga ketika Naomi kembali ke betlehem ia berkata : "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku." (Rut 1:20-21).

Mengapa Naomi bisa mengalami penderitaan itu? Itu karena Naomi tidak setia….Naomi beserta suami dan anaknya adalah gambaran kehidupan yang tidak setia. Ketika krisis melanda mereka malah pergi meninggalkan Betlehem-Yehuda dan pergi ke negeri lain yaitu Moab.

Israel – umat Tuhan adalah gambaran dari kehidupan yang beribadah, sementara daerah Moab adalah daerah yang tidak mengenal Tuhan yang merupakan gambaran dari kehidupan dunia ini.

Oleh sebab itu makna yang dapat kita ambil dari sini adalah ketika kita mengalami Krisis seperti krisis ekonomi saat ini, janganlah kita meninggalkan ibadah dan pergi kepada cara-cara dunia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Janganlah kita berpikir sekarang lagi susah jadi harus bekerja keras sehingga tidak ada waktu lagi untuk beribadah. Jangan andalkan kekuatan kita karena itu akan membuat kita hidup dalam kutuk seperti yang dialami oleh Naomi dan keluarganya.

Yesaya 17:5-8 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Marilah kita bersabar dan tetap setia kepada Tuhan. Kalaupun ada krisis seperti pada saat ini tetaplah mengandalkan Tuhan. Jangan lari dari jalannya Tuhan. Kalaupun sekarang kita mengalami pencobaan percayalah bahwa pencobaan itu tidak melebihi kekuatan kita karena Tuhan akan memberi jalan keluarnya (I Kor 10 :13). Kita pilih mana seperti Abraham atau Naomi dan keluarganya? Tuhan Yesus memberkati, amin!

Berdasarkan nats ayat diatas kita melihat bahwa apa yang terjadi pada saat ini sudah diberitahukan oleh Tuhan melalui para rasul sebelumnya. Ketahuilah kita telah memasuki masa hari-hari terakhir dimana kedatangan Tuhan sudah semakin dekat. Berdasarkan ayat diatas kita juga bisa melihat bahwa keadaan dunia tidak akan semakin baik. Ini bukan berarti saya pesimis bahwa tidak mungkin akan terjadi perbaikan. Satu yang saya sangat yakini bahwa bila kita hidup didalam kebernaran Tuhan, hidup dalam kehendak Tuhan maka kehidupan kita akan tetap terpelihara walaupun keadaan jaman semakin sukar. Itu sudah terbukti sejak jaman Abraham, Ishak dan Yakub.
Last Updated ( Friday, 29 May 2009 23:08 )  

Halaman Depan

Agar Hidup Selalu Beruntung
Nelson Saragih
article thumbnail

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang ingin hidup dalam kesulitan. Setiap orang pasti ingin hidup dalam keberuntungan. Kekuatiran akan hidup dalam ketidakberuntungan membuat orang melakukan berbagai  [ ... ]


Saatnya mengambil keputusan!
Nelson Saragih
article thumbnail

Lukas 12:57 Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah lepas daripada hal mengambil keputusan. Apa yang saya perbuat pada saat  [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 5); Pencobaan 3: Pencobaan atas keinginan mata dan keangkuhan Hidup.
Nelson Saragih
article thumbnail

Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 5) : Pencobaan 3: Pencobaan atas keinginan mata dan keangkuhan Hidup.  
Matius 4:8-10 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihat [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 4) : Belajar dari Pencobaan II "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah,”
Nelson Saragih
article thumbnail

Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 4) :   Belajar dari Pencobaan II  "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah,”
Matius 4:5-6 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatka [ ... ]


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 3) : Belajar dari pencobaan I "Manusia hidup bukan dari Roti saja"
Nelson Saragih
article thumbnail


Meneladani Pelayanan Yesus (Bag. 3) :
Belajar dari pencobaan I "Manusia hidup bukan dari Roti saja"
Matius 4:3-4 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, [ ... ]


Other Articles

Renungan Lainnya

Mengucap Syukurlah!

Mengucap Syukurlah! I Tesalonika  5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.Sungguh! Apa yang saya saksikan pada acara sebuah Tel...
More:

Agar Hidup Selalu Beruntung

Agar Hidup Selalu Beruntung Oleh sebab itu agar hidup senantiasa beruntung, yakinkan bahwa saudara hidup dalam ketiga hal diatas maka keberuntungan pasti senantiasa akan mengikuti kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin...
More:

Mengapa harus melalui Padang Gurun?

Mengapa harus melalui Padang Gurun? Ulangan 8:2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahk...
More:

Tangan Tuhan melindungiku dari kecelakaan motor ( Kesaksian Ardhy)

Sebab Aku ini, Tuhan Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata epadamu : "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." (Yesaya 41:13) "Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung padaNy...
More:

Facebook Fans



Popular

Komitmen

Apakah anda mengambil komitmen untuk ikut Tuhan sungguh-sungguh hari ini?
 

Kotak Pesan

ShoutMix chat widget
Ads on: Special HTML

Hits Pengunjung

Sejak 5 Desember 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini142
mod_vvisit_counterKemarin655
mod_vvisit_counterMinggu ini1312
mod_vvisit_counterMinggu lalu4434
mod_vvisit_counterBulan ini3959
mod_vvisit_counterBulan lalu19525
mod_vvisit_counterAll190450

Online (20 minutes ago): 22
Your IP: 38.107.191.80
,
Now is: 2010-09-07 08:43
Protected by Copyscape Duplicate Content Detector
Ads on: Special HTML

Login Form

  • Login
  • Create an account
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
  • Visitor's Map

    Locations of visitors to this page
    Ads on: Special HTML
    Banner

    Who's Online

    We have 51 guests online

    Statistics

    Members : 111
    Content : 184
    Web Links : 6
    Content View Hits : 347190